Kredit Tanpa Agunan (KTA) menawarkan pencairan cepat, tapi seringkali menjadi jebakan finansial jangka panjang. Banyak nasabah mengambil KTA 5 tahun untuk liburan 5 hari. Akibatnya, bertahun-tahun kemudian gaji terus terpotong otomatis (autodebet), membuat arus kas rumah tangga sesak napas. Jika Anda merasa utang KTA ini sudah menjadi beban yang tak tertahankan, jangan biarkan begitu saja. Ada langkah strategis yang bisa Anda ambil untuk meringankannya.
Jangan Abaikan Status BI Checking
Karena KTA berasal dari bank (bukan pinjol ilegal), setiap keterlambatan pasti tercatat di SLIK OJK (dulu BI Checking). Mengabaikan tagihan KTA sama saja membunuh reputasi keuangan Anda sendiri. Anda akan kesulitan mengambil KPR atau kredit usaha di masa depan.
Jadi, prioritas utama adalah menjaga status tetap “Lancar” (Kol 1) atau setidaknya “Dalam Perhatian Khusus” (Kol 2), jangan sampai macet total (Kol 5).
Evaluasi Ulang Rasio Utang
Cek slip gaji Anda. Jika cicilan KTA memakan lebih dari 30% penghasilan bulanan, itu tanda bahaya. Anda harus melakukan audit pengeluaran. Pangkas biaya hidup sekunder. Dana hasil penghematan itu harus masuk ke pos pembayaran KTA agar Anda tidak perlu berutang baru untuk makan. Strategi ini selaras dengan mengatur ulang keuangan ketika utang menjadi beban.
Ajukan Perpanjangan Waktu (Reschedule)
Jika angsuran bulanan terlalu berat, datanglah ke bank penerbit. Ajukan restrukturisasi berupa perpanjangan tenor. Katakan: “Saya sanggup bayar, tapi tidak sebesar ini. Tolong perpanjang tenor saya dari sisa 12 bulan menjadi 24 bulan.”
Bank biasanya akan setuju daripada Anda gagal bayar sama sekali. Cicilan Anda akan mengecil, dan beban bulanan jadi lebih ringan.
Manfaatkan Pelunasan Sebagian (Partial Payment)
Jika Anda mendapat bonus tahunan atau THR, jangan habiskan untuk belanja. Gunakan untuk melakukan Partial Early Repayment. Bayar sebagian pokok utang KTA Anda. Ini akan mengurangi beban bunga ke depannya atau memperpendek sisa tenor. Pastikan Anda bertanya soal biaya penalti pelunasan dipercepat (biasanya 5-7%) dan hitung apakah masih menguntungkan. Lihat simulasinya di strategi efektif menyelesaikan utang kta dan cicilan macet.
Konsolidasi Jika Memiliki Banyak KTA
Punya 3 KTA di 3 bank berbeda? Pusing kan tanggalnya beda-beda. Cari satu bank yang mau memberikan fasilitas Take Over atau Konsolidasi Utang. Satukan semua KTA itu menjadi satu pinjaman baru dengan bunga lebih rendah dan satu tanggal bayar. Manajemen utang jadi jauh lebih sederhana.
Kesulitan bernegosiasi dengan pihak bank soal restrukturisasi? Tim ahli kami bisa mewakili Anda. Jadwalkan konsultasi bersama Bebasin Indonesia.
Ringankan beban pundak Anda hari ini bersama Bebasin Indonesia.






