Memiliki utang kartu kredit dan pinjol secara bersamaan sering kali menjadi sumber stres utama. Bunga kartu kredit yang terus berjalan ditambah tenor pinjol yang singkat bisa membuat arus kas bulanan berantakan. Banyak orang merasa terjebak dan tidak tahu harus mulai dari mana untuk membereskan kekacauan ini.
Kunci utama penyelesaian masalah ini adalah ketenangan. Kepanikan hanya akan membuat Anda mengambil keputusan gegabah yang memperburuk keadaan. Anda bisa keluar dari jeratan ini dengan strategi yang sistematis.
Stop Menambah Utang Baru
Langkah pertama yang wajib dilakukan adalah menghentikan pendarahan finansial. Jangan pernah mengambil pinjaman baru untuk menutup pinjaman lama. Hentikan penggunaan kartu kredit Anda sekarang juga. Hapus aplikasi pinjol dari ponsel agar tidak tergoda meminjam lagi.
Fokuskan seluruh energi dan pendapatan Anda untuk menyelesaikan kewajiban yang sudah ada. Menambah utang baru hanya akan memperpanjang masa sulit Anda, selain itu penting untuk mengatur ulang keuangan ketika utang menjadi beban.
Buat Daftar Prioritas Pelunasan
Kumpulkan semua tagihan Anda. Buatlah daftar lengkap yang berisi nama pemberi pinjaman, sisa pokok utang, besaran bunga, dan tanggal jatuh tempo.
Urutkan daftar ini berdasarkan tingkat urgensi. Biasanya, pinjol memiliki bunga harian yang lebih mencekik dibanding kartu kredit. Prioritaskan pelunasan pada utang dengan bunga paling tinggi atau yang penagihannya paling agresif. Strategi ini membantu Anda mengurangi beban mental akibat teror penagihan.
Negosiasi Bunga Kartu Kredit
Untuk tagihan kartu kredit, Anda memiliki ruang negosiasi yang cukup luas dengan pihak bank. Hubungi call center atau datang ke kantor cabang bank penerbit kartu.
Sampaikan kondisi keuangan Anda secara jujur. Mintalah program keringanan atau restrukturisasi. Bank sering kali memiliki opsi untuk mengubah tagihan kartu kredit menjadi cicilan tetap dengan bunga lebih rendah. Opsi ini akan membuat angsuran bulanan Anda menjadi lebih terukur dan ringan.
Hadapi Pinjol dengan Tepat
Penanganan pinjol butuh kehati-hatian ekstra. Pastikan Anda membedakan antara pinjol legal dan ilegal. Untuk pinjol legal (berizin OJK), lakukan negosiasi restrukturisasi seperti pada bank. Minta perpanjangan waktu bayar atau penghapusan denda.
Jika berhadapan dengan pinjol ilegal yang melakukan intimidasi, utamakan keselamatan data dan mental Anda. Jangan takut melapor ke pihak berwajib jika ada ancaman penyebaran data pribadi. Fokus bayar pokoknya saja jika memungkinkan.
Manfaatkan Aset Tidur
Terkadang, gaji bulanan saja tidak cukup untuk menutup utang kartu kredit dan pinjol yang sudah menggunung. Anda perlu suntikan dana segar.
Cek barang-barang di rumah Anda. Jual barang elektronik, tas, atau kendaraan yang jarang dipakai (aset tidur). Jangan sayang terhadap barang. Kebebasan finansial dan ketenangan pikiran jauh lebih berharga daripada tumpukan barang di gudang. Gunakan hasil penjualan sepenuhnya untuk melunasi utang prioritas, supaya bisa mendapatkan jalan keluar dari utang yang aman dan terkendali.
Bebas Finansial Bersama Ahli
Keluar dari jeratan utang ganda ini memang melelahkan. Sering kali negosiasi berjalan alot dan membingungkan bagi orang awam. Tekanan dari dua sisi sekaligus bisa membuat mental goyah.
Jika Anda merasa butuh strategi yang lebih solid dan pendampingan profesional, jangan ragu mencari bantuan. Mari susun rencana pelunasan yang efektif lewat konsultasi bersama Bebasin Indonesia. Kami siap membantu Anda menghadapi kreditur dan merancang jalan keluar terbaik agar hidup kembali tenang.
Selesaikan masalah hari ini demi masa depan yang cerah bersama Bebasin.






