Kemudahan mencairkan dana lewat aplikasi membuat banyak orang terlena. Tanpa disadari, satu aplikasi bertambah menjadi sepuluh aplikasi. Bunga harian yang tinggi membuat pokok pinjaman membengkak dalam hitungan minggu. Jika Anda saat ini merasa tercekik oleh tumpukan utang pinjol, tarik napas dalam-dalam. Kondisi ini bisa diselesaikan, asalkan Anda mau disiplin dan mengikuti panduan berikut ini.
Stop Siklus Gali Lubang Tutup Lubang
Ini adalah aturan pertama dan terpenting. Jangan pernah membayar utang dengan cara berutang di tempat baru. Banyak nasabah yang panik kemudian meminjam di aplikasi B untuk membayar aplikasi A.
Tindakan ini tidak menyelesaikan masalah. Anda justru sedang memperparah kondisi keuangan Anda. Pokok utang akan terus bertambah, dan data pribadi Anda akan tersebar ke semakin banyak pihak. Hentikan pendarahan ini sekarang juga. Lebih baik gagal bayar di satu tempat daripada hancur di banyak tempat. Oleh karena itu anda perlu tahu bantuan profesional untuk debitur yang tertekan
Petakan dan Kelompokkan Jenis Pinjaman
Ambil kertas dan pulpen. Catat semua aplikasi yang Anda gunakan. Kelompokkan menjadi dua kategori: Legal (Berizin OJK) dan Ilegal (Tidak Terdaftar). Penanganan keduanya sangat berbeda.
- Pinjol Legal: Memiliki aturan penagihan yang ketat, bunga maksimal yang diatur asosiasi, dan risiko masuk daftar hitam SLIK OJK (BI Checking).
- Pinjol Ilegal: Sering melakukan penagihan kasar, menyebar data (sebar data), dan menetapkan bunga sesuka hati tanpa aturan.
Strategi Menghadapi Pinjol Ilegal
Pemerintah melalui Kemenkopolhukam dan OJK sudah sering menghimbau masyarakat untuk tegas terhadap pinjol ilegal. Karena status mereka tidak sah secara hukum, perjanjian utang piutang sering kali dianggap tidak valid.
Jika mereka melakukan intimidasi atau penyebaran data pribadi, segera laporkan ke Satgas Waspada Investasi atau pihak kepolisian. Fokuskan energi Anda untuk menyelesaikan masalah utang pinjol pada aplikasi yang legal terlebih dahulu karena dampaknya pada masa depan keuangan Anda lebih nyata. Anda juga perlu tahu cara tenang menyelesaikan utang tanpa konflik.
Negosiasi Pelunasan dengan Pinjol Legal
Untuk aplikasi resmi, Anda harus menunjukkan itikad baik. Jangan menghilang. Hubungi layanan pelanggan dan sampaikan kondisi Anda.
Mintalah restrukturisasi. Jika bunga dan denda sudah membuat angka tagihan tidak masuk akal, ajukan penawaran untuk membayar pokok utangnya saja. Banyak perusahaan fintech yang bersedia menghapus bunga berjalan asalkan pokok pinjaman kembali. Pastikan semua kesepakatan negosiasi ini tercatat secara tertulis (email atau surat resmi) sebelum Anda melakukan transfer pembayaran.
Hidup Hemat Demi Lunasi Kewajiban
Selama proses pelunasan, Anda harus menjalani “puasa keuangan”. Pangkas semua pengeluaran yang tidak vital. Berhenti berlangganan layanan hiburan, masak sendiri di rumah, dan cari cara untuk mendapatkan uang tambahan.
Jual aset yang mungkin bisa menutup sebagian utang pinjol Anda. Ingat, rasa sakit berhemat ini hanya sementara. Kebebasan finansial dan ketenangan pikiran yang akan Anda dapatkan nanti jauh lebih berharga.
Jangan Ragu Cari Bantuan Ahli
Terkadang, jumlah aplikasi yang terlalu banyak membuat kita bingung harus mulai dari mana. Tekanan mental dari penagih juga sering membuat kita salah langkah dalam mengambil keputusan negosiasi.
Jika utang sudah terlanjur membengkak tak terkendali dan Anda merasa butuh pendampingan profesional untuk menghadapi para kreditur, tim kami siap membantu. Lewat konsultasi bersama Bebasin Indonesia, kami akan membedah kasus Anda dan menyusun strategi penyelesaian yang paling masuk akal.
Ingin mediasi yang aman dan terarah? Atau butuh perwakilan ahli untuk bicara atas nama Anda?
Stop drama, mulai solusi nyata bersama Bebasin Indonesia.






