Negosiasi & Pelunasan Utang KTA Agar Cicilan Tidak Numpuk

Daftar Isi

Fasilitas Kredit Tanpa Agunan atau KTA sering menjadi solusi cepat saat butuh dana tunai. Proses pencairan yang mudah membuat banyak orang terlena. Namun, masalah besar muncul saat cicilan bulanan mulai menggerus pendapatan utama. Bunga yang relatif tinggi membuat pokok utang kta terasa sulit berkurang. Jika dibiarkan, denda keterlambatan akan membuat jumlah tagihan membengkak tak terkendali.

Anda tidak perlu panik berlebihan. Masalah keuangan ini bisa diselesaikan jika Anda bergerak cepat dan taktis.

Audit Kondisi Keuangan Terkini

Langkah pertama sebelum negosiasi adalah mengetahui posisi Anda. Kumpulkan semua data tagihan dari bank. Catat sisa pokok utang, besaran bunga berjalan, dan denda jika sudah ada keterlambatan.

Bandingkan total kewajiban tersebut dengan pemasukan bersih Anda saat ini. Anda perlu tahu berapa kemampuan bayar riil Anda setiap bulan setelah dikurangi kebutuhan makan dan operasional dasar. Data ini akan menjadi senjata utama Anda saat berdiskusi dengan pihak bank, dan menjadi strategi anda untuk mengatur ulang keuangan ketika utang menjadi beban.

Stop Gali Lubang Tutup Lubang

Kesalahan fatal yang sering dilakukan debitur adalah mengambil pinjaman baru untuk membayar pinjaman lama. Jangan pernah gunakan pinjaman online atau kartu kredit lain untuk membayar cicilan utang kta Anda.

Cara ini hanya memberikan kelegaan sesaat namun menciptakan bencana jangka panjang. Total utang Anda akan semakin besar karena bunga yang berbunga. Hentikan siklus ini sekarang juga. Lebih baik menunda pembayaran satu pos untuk negosiasi daripada menambah kreditur baru.

Lakukan Negosiasi Restrukturisasi

Pihak bank sebenarnya tidak ingin kredit Anda macet. Mereka lebih memilih uang mereka kembali meski butuh waktu lebih lama. Manfaatkan celah ini. Datanglah ke kantor cabang bank pemberi pinjaman dan temui bagian collection atau kredit.

Ajukan program restrukturisasi kredit secara resmi. Anda bisa meminta perpanjangan jangka waktu pinjaman (tenor). Dengan tenor yang lebih panjang, cicilan bulanan akan turun sehingga sesuai dengan arus kas Anda. Jika Anda memiliki dana tunai cukup besar, negosiasikan potongan pelunasan (haircut) dengan syarat Anda melunasi sisa pokok sekaligus, dengan begitu anda bisa menempuh jalan damai menyelesaikan persoalan utang.

Strategi Jual Aset Non-Produktif

Terkadang penghematan saja tidak cukup menutup lubang utang kta yang besar. Anda harus rela melepas aset. Cek barang-barang di rumah yang memiliki nilai jual namun tidak produktif.

Gadget lama, tas bermerek, atau kendaraan yang jarang dipakai bisa menjadi sumber dana segar. Gunakan 100 persen hasil penjualan ini untuk mengurangi pokok pinjaman. Saat pokok utang berkurang, beban bunga bulanan otomatis akan menjadi lebih ringan.

Prioritas Pelunasan Bunga Tertinggi

Jika Anda memiliki beberapa pinjaman sekaligus, gunakan metode avalanche. Fokuskan seluruh dana ekstra untuk melunasi utang dengan suku bunga paling tinggi terlebih dahulu. Biasanya KTA memiliki bunga lebih tinggi dibanding KPR atau kredit kendaraan.

Bayar minimum untuk utang lain, tapi habiskan utang dengan bunga tertinggi. Ini adalah cara matematis paling efisien untuk keluar dari jeratan kredit macet.

Ambil Kendali Finansial Kembali

Menyelesaikan kewajiban bank butuh nafas panjang dan mental baja. Ada kalanya proses negosiasi terasa alot dan membuat frustrasi.

Jika Anda merasa buntu menghadapi birokrasi bank atau bingung menyusun proposal pelunasan yang diterima, jangan berjuang sendirian.

Ingin strategi negosiasi yang lebih terukur dan pendampingan profesional? Mari bedah kasus keuangan Anda lewat konsultasi bersama Bebasin. Kami siap membantu Anda menyusun rencana pelunasan yang masuk akal dan membebaskan diri dari beban tagihan.

Selesaikan masalah hari ini demi masa depan yang cerah bersama Bebasin.

Utang bukan akhir segalanya.

Temukan solusi legal dan manusiawi bersama kami.