Gaji masuk rekening, tapi cuma “numpang lewat” karena langsung habis tersedot cicilan buat bayar utang. Kondisi ini pasti membuat Anda stres. Masalah utamanya seringkali bukan pada besarnya utang, tapi pada kekacauan arus kas (cashflow).
Anda harus segera mengambil kendali. Menerapkan cara mengatur keuangan yang ketat dan disiplin adalah satu-satunya jalan untuk memutus rantai utang ini.
Buat Anggaran “Masa Perang”
Saat terjerat utang, Anda tidak bisa menggunakan anggaran normal. Anda harus masuk ke mode “masa perang”. Artinya, potong semua pengeluaran yang tidak menyangkut hidup dan mati.
Catat pemasukan bersih Anda. Lalu, kurangi biaya makan sederhana, listrik, dan transportasi kerja. Sisanya? Langsung alokasikan untuk membayar utang. Lupakan dulu liburan, nongkrong di kafe, atau langganan streaming. Semakin besar porsi uang yang Anda alokasikan untuk cicilan, semakin cepat Anda bebas. Baca juga tips mengelola utang agar tidak menumpuk untuk strategi penghematan yang lebih detail.
Prioritaskan Utang Bunga Tinggi
Tidak semua utang itu sama. Utang konsumtif seperti Kartu Kredit dan Pinjaman Online (Pinjol) memiliki bunga yang sangat jahat. Bunga ini akan memakan uang Anda dengan cepat jika Anda hanya membayar minimum.
Fokuskan pembayaran ekstra ke utang dengan bunga tertinggi ini. Lunasi utang tersebut lebih dulu sebelum menyentuh utang dengan bunga rendah (seperti KPR). Strategi ini akan menghemat jutaan rupiah uang Anda dari pembayaran bunga yang sia-sia.
Stop Penggunaan Kartu Kredit Sementara
Anda tidak akan bisa menutup lubang jika terus menggali. Selama proses pelunasan, simpan atau gunting kartu kredit Anda. Berhenti menggunakan fitur Paylater.
Beralihlah ke uang tunai atau kartu debit untuk transaksi sehari-hari. Menggunakan uang tunai memberikan “rasa sakit” saat membayar, sehingga secara psikologis Anda akan lebih hemat. Jika keuangan Anda sudah sangat kacau, pelajari langkah mengatur ulang keuangan ketika utang menjadi beban untuk melakukan reset total.
Cari Tambahan Pemasukan (Side Hustle)
Berhemat ada batasnya, tapi mencari uang tidak ada batasnya. Jika gaji utama sudah tidak cukup untuk menutup cicilan, Anda wajib mencari keran air baru.
Jual barang bekas, jadi freelancer, atau ojek online di akhir pekan. Gunakan 100% penghasilan tambahan ini khusus untuk melunasi pokok utang. Jangan pakai uang ini untuk belanja konsumtif.
Gunakan Metode Snowball atau Avalanche
Ada dua teknik populer yang bisa Anda pilih:
- Snowball (Bola Salju): Bayar utang dari saldo terkecil dulu. Saat satu lunas, Anda akan merasa menang dan semangat melunasi yang lebih besar.
- Avalanche (Longsoran): Bayar utang dengan bunga tertinggi dulu (secara matematis lebih hemat).
Pilih metode yang paling cocok dengan psikologis Anda. Yang penting, Anda konsisten melakukannya setiap bulan tanpa absen.
Merasa butuh bantuan untuk membedah arus kas Anda? Mari konsultasi bersama Bebasin Indonesia. Tim kami akan membantu Anda menyusun anggaran pelunasan yang realistis.
Ambil kendali dompet Anda sekarang juga bersama Bebasin Indonesia.






