Ada perbedaan besar antara kondisi “dompet lagi tipis” dan “kesulitan berat”.
Pada dasarnya, kesulitan berat adalah situasi ketika aset sudah habis, sumber penghasilan hilang total, dan tekanan penagihan mulai mengancam keselamatan fisik atau mental.
Oleh karena itu, jika Anda berada di titik nadir ini, nasihat klise seperti “hemat pangkal kaya” sudah tidak lagi mempan. Sebaliknya, Anda memerlukan intervensi serius serta bantuan debitur yang bersifat taktis dan legal.
Kapan Anda Disebut “Kesulitan Berat”?
Tanda-tandanya jelas:
- Rasio utang di atas 70% penghasilan.
- Sudah mulai menjual barang rumah tangga dasar untuk makan.
- Mengalami gangguan kesehatan akibat stres (insomnia, maag kronis).
- Mendapat ancaman penyitaan aset tempat tinggal.
Jika ini terjadi, stop mencoba menyelesaikannya sendirian. Anda butuh bantuan profesional untuk debitur yang tertekan.
Jangan “Self-Diagnose” Masalah Hukum
Saat debitur bertindak berdasarkan ‘katanya’, mereka sering salah langkah. Mitos utang lunas otomatis setelah 90 hari adalah contoh yang berbahaya.
Hukum utang piutang itu kompleks. Salah langkah bisa membuat Anda kehilangan aset yang seharusnya bisa diselamatkan. Anda memeriksa apakah mediasi utang legal di Indonesia dan menggunakan informasi tersebut sebagai dasar mengambil langkah yang benar.
Peran Mediator Profesional dalam Kasus Macet
Dalam praktiknya, pada kondisi berat, debitur sering kali sudah tidak sanggup secara mental untuk berhadapan langsung dengan pihak bank. Di sinilah, mediator profesional berperan untuk mewakili Anda.
Selanjutnya, mediator akan membedah kasus Anda, menyiapkan dokumen pembuktian kondisi keuangan seperti surat PHK atau rekam medis lalu mengajukannya ke bank untuk meminta kebijakan khusus.
Sebagai catatan, bank cenderung lebih responsif terhadap negosiator profesional dibanding debitur yang berada dalam kondisi emosional.
Opsi Keringanan Khusus (Hardship Program)
Perlu diketahui, banyak bank sebenarnya memiliki Hardship Program untuk kondisi luar biasa, seperti bencana alam, cacat tetap, atau kebangkrutan total.
Program ini dapat berupa penghapusan bunga, atau moratorium pembayaran hingga kondisi membaik. Namun, bantuan semacam ini jarang ditawarkan secara terbuka.
Itulah sebabnya, Anda perlu memintanya dengan tata cara yang tepat. Untuk itu, pelajari strategi cerdas menyelesaikan utang tanpa tekanan agar pengajuan Anda memiliki dasar yang kuat.
Bangkit Kembali: Ada Cahaya di Ujung Terowongan
Ingat, kesulitan berat ini hanyalah satu bab dalam buku kehidupan Anda, bukan akhir ceritanya. Nyatanya, banyak klien kami yang dulu berada di titik terendah kini berhasil bangkit, setelah menata ulang utangnya secara bertahap dengan bantuan yang tepat.
Maka dari itu, jangan biarkan keputusasaan mengambil alih. Sebaliknya, ulurkan tangan Anda kepada kami untuk membantu keluar dari situasi ini melalui konsultasi bersama Bebasin Indonesia. Anda tidak sendirian. Mari melangkah dan berjuang bersama Bebasin Indonesia.






